Status Siaga Gunung Merapi: 69 Kali Lava Pijar dan 12 Gempa Tektonik dalam Sepekan

6 hours ago 46

Minggu, 20 September 2026 – 09:57 WIB

  69 Kali Lava Pijar dan 12 Gempa Tektonik dalam Sepekan - JPNN.com Jogja

Penampakan erupsi Gunung Merapi pada Sabtu siang (11/3). Foto: BPPTKG

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan bahwa aktivitas vulkanis Gunung Merapi hingga kini masih berada dalam tingkat Status Siaga (Level III).

Pada periode pengamatan 11 hingga 17 September 2026, erupsi efusif terdeteksi masih tinggi yang ditandai dengan puluhan kali luncuran lava pijar dan ratusan kali gempa guguran.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menjelaskan bahwa data pemantauan terkini mengindikasikan suplai magma di dalam tubuh Gunung Merapi masih terus berlangsung.

Kondisi ini berpotensi memicu terjadinya awan panas guguran (APG) di area potensi bahaya.

"Aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas tetap kami tetapkan dalam tingkat Siaga," tegas Agus Budi Santoso dalam laporan resmi pekanan BPPTKG.

Catatan 69 Kali Guguran Lava
Selama sepekan pengamatan, BPPTKG mencatat guguran lava dominan mengarah ke sektor barat daya dan selatan, meliputi beberapa hulu sungai:

- Kali Sat/Putih: Terjadi 47 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimum hingga 2.000 meter.

- Kali Krasak: Terdaftar 17 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
- Kali Bebeng: Teramati 3 kali guguran lava sejauh maksimal 2.000 meter.

Gunung Merapi di DIY dan Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitas kegempaan dan erupsi efusif. Berikut perinciannya dalam sepekan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |