bali.jpnn.com, MATARAM - Jajaran Kanwil Kemenkum NTB melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu kemarin (13/5).
Kunjungan ini guna memperkuat sinergi dalam pelaksanaan, pengelolaan, dan perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) di sektor ekonomi kreatif daerah.
Kakanwil I Gusti Putu Milawati dalam kunjungan koordinasi tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB Ahmad Nur Aulia.
Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas berbagai peluang kerja sama strategis terkait pengembangan dan perlindungan Kekayaan Intelektual di NTB.
Sinergi antara sektor ekonomi kreatif dan KI dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis inovasi dan kreativitas masyarakat.
Kadisparekraf NTB Ahmad Nur Aulia menyampaikan bahwa Provinsi DI Yogyakarta telah memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang secara khusus mengawal pelaksanaan dan pengelolaan Kekayaan Intelektual di bawah sektor ekonomi kreatif.
Menurutnya, model tersebut dapat menjadi referensi bagi Provinsi NTB dalam membangun sistem pengelolaan KI yang lebih terintegrasi.
“Diperlukan pembentukan tim gabungan dari kedua instansi agar koordinasi dan pelaksanaan program terkait Kekayaan Intelektual dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ujar Ahmad Nur Aulia.



















































