jatim.jpnn.com, JOMBANG - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meninjau lokasi berlangsungnya Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Rabu (26/8).
Awalnya, Gus Yahya mengunjungi Ndalem Kasepuhan KH Chasbullah yang berada di depan masjid tempat tinggal Pengasuh PP Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdullah Rozaq.
"Saya kira di setiap venue persidangan perlu ada layar besar yang bisa meninjau keberlangsungan persidangan, agar kelihatan baris mana yang ricuh," ujar Gus Yahya tertulis.
Gus Yahya mengingatkan harus ada disiplin pengeras suara selama berlangsungnya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Hal tersebut menjadi penentu kelancaran persidangan.
"Disiplin mic itu penting. Jangan biarkan orang pegang mic kecuali dipersilakan oleh pimpinan sidang,” ujarnya.
Selain itu, Gus Yahya sempat menyoroti revitalisasi sejumlah lokasi berlangsungnya Muktamar. Dia mengapresiasi beberapa bagian yang disesuaikan dengan rapat besar tersebut.
"Saya kira ini menara ini dipugar menjadi menara asli justru yang menyesuaikan desain logo Muktamar," ucapnya.
Gus Yahya berbagi cerita ketika berziarah ke makam Pendiri NU, KH A. Wahab Chasbullah. Dalam kesempatan itu, dia juga meminta restu untuk menggelar Muktamar ke-35.



















































