Klarifikasi Jaksa di Madiun, Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades Tidak Terbukti

6 days ago 19

Jumat, 02 Januari 2026 – 15:33 WIB

Klarifikasi Jaksa di Madiun, Kejati Jatim Tegaskan Isu Pemerasan Kades Tidak Terbukti - JPNN.com Jatim

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim mengungkapkan hasil klarifikasi terhadap Kasi Intel Kejari Madiun yang diduga melakukan pemerasan terhadap kepala desa se Kabupaten Madiun. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim mengungkapkan hasil klarifikasi terhadap Kasi Intel Kejari Madiun yang diduga melakukan pemerasan terhadap kepala desa se Kabupaten Madiun.

Proses klarifikasi ini sebelumnya ramai diberitakan dengan kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Kejati Jatim.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur Saiful Bahri Siregar Saiful menjelaskan klarifikasi dilakukan pada, Rabu (31/12).

“Berita yang benar adalah kami sedang melakukan klarifikasi. Pada hari itu kami membawa salah satu jaksa di Kabupaten Madiun untuk dimintai klarifikasi, bukan melakukan penangkapan,” kata Saiful, Jumat (2/1).

Hasilnya, tidak ditemukan adanya pemerasan, pemotongan, maupun permintaan uang dari jaksa kepada kepala desa se-Kabupaten Madiun.

“Berdasarkan hasil klarifikasi terkait dugaan pemerasan, pemotongan atau pemberian uang dari kepala desa se-Kabupaten Madiun, hal tersebut tidak benar,” katanya.

Menurut Saiful, tim Kejati Jatim telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, mulai dari kepala desa, camat, hingga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun.

Dari hasil klarifikasi tersebut terungkap bahwa memang sempat ada inisiatif sebagian kepala desa untuk memberikan uang sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada aparat penegak hukum.

Kejati Jatim menyatakan tidak ada pemerasan kades oleh jaksa di Kabupaten Madiun

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |