jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Jembatan Gladak Perak yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Malang yang sebelumya tertutup abu vulkanik imbas erupsi Gunung Semeru mulai dibersihkan, Kamis (20/11).
BPBD Provinsi Jatim dan BPBD Lumajang serta kepolisian saling membahu menyingkirkan tumpukan material vulkanik agar akses penghubung dua wilayah itu bisa dilalui kembali.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan untuk pembersihan material vulkanik dilakukan penyemprotan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Saat ini, kondisi jembatan Gladak Perak sudah mulai bersih, tetapi tiang jembatan masih diselumuti abu.
Meski mulai bersih dari abu, Jembatan Gladak Perak belum sepenuhnya bisa dibuka.
“Jembatan Gladak Perak belum dibuka sepenuhnya, masih khusus warga sekitar. Bagi masyarakat yang mau melintas, besok dapat mengambil jalur alternatif terlebih dahulu,” kata Alex.
Alex menghimbau kepada masyarakat agar tidak datang ke lokasi pembersihan. Sebab, dapat membahayakan pengguna jalan.
“Kendalanya debu, masih ada material erupsi, banyak masyarakat yang ingin datang dan berfoto sehingga itu menimbulkan bahaya pengguna jalan,” ujarnya.



















































