jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dua korban selamat dalam insiden ledakan petasan di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo.
Kepala Bidang Humas RSUD dr Harjono Sugianto menyampaikan korban berinisial AF (20) hingga kini masih dirawat di ruang ICU dengan alat bantu napas.
Dia mengalami luka bakar sekitar 36 persen, terutama di bagian wajah, leher, tangan, dan kaki.
“AF masih di ICU dan menggunakan ventilator. Luka bakarnya sekitar 36 persen. Area leher menjadi perhatian khusus karena berisiko tinggi terhadap fungsi pernapasan,” ujar Sugianto, Selasa (3/3).
Tim medis terus melakukan pemantauan ketat untuk mencegah komplikasi, termasuk infeksi dan gangguan saluran napas.
Sementara itu, korban lainnya, HA (23), dalam kondisi lebih stabil. Dia mengalami luka bakar sekitar 16 persen dan kini dirawat di ruang rawat inap.
“HA sadar penuh, kondisi umum baik, dan fungsi motoriknya bagus. Perawatan luka dilakukan setiap hari untuk mencegah infeksi,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, ledakan rumah akibat petasan terjadi di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Mingu (1/3) menjelang waktu berbuka puasa. Insiden itu menyebabkan satu remaja berusia 16 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian. (mcr23/jpnn)

















































