Langka! Pertama Kali dalam Empat Tahun, Bali Alami Deflasi pada Juli, Sebegini

5 hours ago 13

Senin, 03 Agustus 2026 – 21:40 WIB

Langka! Pertama Kali dalam Empat Tahun, Bali Alami Deflasi pada Juli, Sebegini - JPNN.com Bali

Suasana panen padi dengan teknologi Hazton di Subak Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Panen yang melimpah menyebabkan ekonomi Bali mengalami deflasi pada Juli 2026. Foto: Humas Pemkab Buleleng.

bali.jpnn.com, DENPASAR - Provinsi Bali mencatatkan deflasi sebesar 0,51 persen secara bulanan (month-to-month) pada Juli 2026.

Berdasar catatan Badan Pusat Statistik (BPS), fenomena unik ini terjadi untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir Bali mengalami deflasi pada bulan Juli.

Menurut Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan, faktor pendorong utama deflasi ini adalah melimpahnya pasokan hasil panen pada komoditas pangan.

"Faktor pendorongnya karena panen melimpah.

Di lain sisi, bobot kebutuhan masyarakat pada komoditas tersebut sangat tinggi, sehingga memberikan andil deflasi yang besar," ujar Agus Gede Hendrayana Hermawan di Denpasar, Senin (3/8) dilansir dari Antara.

Deflasi pada Juli 2026 ini terutama didorong oleh dua kelompok pengeluaran.

Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan deflasi sebesar 2,34 persen dan memberikan andil deflasi sebesar 0,75 persen.

Untuk Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mencatatkan deflasi sebesar 0,66 persen dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,06 persen.

Provinsi Bali mencatatkan deflasi sebesar 0,51 persen secara bulanan (month-to-month) pada Juli 2026. Ini kejadian yang langka dalam empat tahun terakhir

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |