Dilaporkan setidaknya lima orang tewas dan puluhan lainnya hilang setelah kapal KMP Mutiara II rute Surabaya - Makassar terbakar di perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Pemerintah mengatakan fokusnya saat ini masih melakukan evakuasi dan mencocokkan data penumpang.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kondisi dari kapal yang dikelola PT Atosim Lampung Pelayaran masih dalam kondisi terapung di tengah laut.
"Tidak tenggelam, masih terapung. Fisik kapal tidak tenggelam, tetapi api sudah padam," ujarnya kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, hari Senin.
Ia juga mengatakan prioritas utama saat ini adalah mengumpulkan dan mencocokkan data antara yang sudah berhasil dievakuasi dan manifes penumpang.
"Untuk memastikan berapa jumlah yang on board, dan kemudian berapa jumlah yang terevakuasi. Itu sebabnya ini satu per satu kapal yang datang, dicocokkan datanya," jelas Dudy.
Proses evakuasi korban terus berlangsung dengan melibatkan tujuh kapal, termasuk kapal Angkatan Laut KRI Nala, tambahnya.
Hari Minggu kemarin, Kantor SAR Surabaya melaporkan 40 hingga 45 orang belum dievakuasi dari total 232 penumpang dan 39 ABK yang ada di kapal tersebut. Sementara Humas Polersta Sumenep mengatakan penumpang ada 271 orang.
















































.jpeg)




