jpnn.com - JAKARTA - Penyerang Tim Nasional Iran Mehdi Taremi dikabarkan akan meninggalkan karier sepak bola dan masuk tentara Iran. Hal itu setelah memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam laporan media Turki, Haberler, Taremi yang kini membela klub Yunani Olympiacos bersiap untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan garda tentara Iran. Mantan pemain Inter Milan tersebut masih dalam tahap negosiasi untuk meninggalkan Olympiacos.
“Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya. Saudara saya dan rumah saya berada dalam situasi bahaya, dan saya harus berada di sana,” kata Taremi dikutip Haberler, Selasa (3/3).
Federasi Sepak Bola Iran FFIRI membujuk bomber berusia 33 tahun itu untuk tetap bertahan di Yunani karena faktor keamanan di tengah kondisi konflik yang kian memanas.
Sumber media Iran menyebut bahwa FFIRI berusaha tetap mempertahankan Taremi untuk berkarier mengolah si kulit bundar. Namun, segala keputusan saat ini berada di tangan Taremi.
Di musim ini, mantan penyerang FC Porto tersebut kembali menemukan performa terbaiknya bersama dengan Olympiacos.
Di Liga Super Yunani, Taremi telah mencatatkan 10 gol dan tiga assits dari 16 pertandingan yang dijalani. Selain itu, Taremi juga mencatatkan dua gol dan dua assits di Liga Champions. (antara/jpnn)




















































