Menag Sebut Kasus Bullying di Pesantren Bukan Cerminan Sistem Pendidikan Ponpes

3 days ago 19

Rabu, 26 November 2025 – 19:27 WIB

Menag Sebut Kasus Bullying di Pesantren Bukan Cerminan Sistem Pendidikan Ponpes - JPNN.com Jatim

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kasus bullying yang belakangan terjadi di lingkungan pondok pesantren tidak bisa serta-merta dianggap sebagai cerminan sistem pendidikan pesantren.

Menurutnya, kasus perundungan dapat terjadi di mana saja, dan pesantren kerap hanya menjadi objek.

Terbaru, salah satu santri yang di bawah umur membakar gedung asrama putra Dayah (Pesantren) Babul Maghfirah-pimpinan Tgk. Masrul Aidi di Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar karena sering mengalami bullying dari beberapa temannya.

"Sebetulnya kalau bullying itu ya aslinya bukan dari pondok pesantren, cuma pondok pesantrennya kadang-kadang jadi objek, tetapi sehebat apapun pesantren jadi target dan jadi objek tetapi masyarakat juga akan menilai. Sekarang buktinya bahwa walaupun begitu, pondok pesantren sekarang ini peminatnya semakin bertambah," kata Nasaruddin di acara International Conference on Indonesian Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya, Rabu (26/11).

Dia menyebut meski muncul berbagai isu negatif, antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anak di madrasah dan pesantren makin besar, bahkan tren tersebut berbanding terbalik dengan sejumlah sekolah umum yang kini mengalami penurunan jumlah murid.

“Banyak sekolah umum sekarang krisis murid. Sebaliknya, masyarakat berbondong-bondong memilih madrasah dan pesantren. Mereka melihat kebutuhan masa depan anaknya dan memilih yang dianggap lebih sesuai,” jelasnya.

Data Kementerian Agama, kata Nasaruddin, menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pendaftar madrasah setiap tahunnya.

Hal itu menegaskan bahwa masyarakat memiliki pertimbangan matang dalam memilih lembaga pendidikan.

Kata Menag Nasaruddin Umar soal kasus bullying di pondok pesantren

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |