jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membantah program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu kenaikan harga bahan pokok, seperti telur, daging ayam, dan sayur.
Budi mengatakan, kenaikan harga pangan dikarenakan tingginya permintaan, tetapi stoknya terbatas.
Namun, Budi memastikan keseluruhan harga bahan pokok masih relatif aman. Tidak ada kenaikan harga dan kelangkaan.
"Ini masih relatif bagus harganya," kata Budi saat meninjau ketersediaan bahan pokok di Pasar Cihapit, Kota Bandung, Kamis (20/11/2025).
Ia tak memungkiri, program MBG banyak menyerap bahan pokok di pasaran, tetapi hal itu wajar dan bisa dipenuhi oleh para pemasok, seperti petani dan peternak.
Budi pun berkoordinasi dengan para peternak, contohnya, untuk meningkatkan angka produksi, mengantisipasi permintaan tinggi karena MBG.
"Kami sudah meminta, misalnya kepada peternak telur, untuk mengantisipasi permintaan yang semakin banyak, terutama MBG," tuturnya.
"Jadi bagus sebenarnya, kalau permintaan naik, produksi juga kami naikkan. Semakin bagus kalau permintaan makin banyak, sehingga produksi juga meningkat," lanjutnya.



















































