jateng.jpnn.com, BANYUMAS - Rayuan manis di aplikasi kencan berujung pahit. Seorang warga Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, harus merelakan mobilnya dibawa kabur pria yang baru dikenalnya dua hari.
Beruntung, gerak cepat Tim Resmob Satreskrim Polresta Banyumas membuat pelaku tak berkutik. Kurang dari 24 jam, terduga penipu berhasil dibekuk berikut barang bukti mobil korban.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi didampingi Kasatreskrim AKP Ardi Kurniawan menjelaskan kasus penipuan bermula dari perkenalan korban dengan pelaku melalui aplikasi kencan pada Jumat (20/2).
Untuk meyakinkan korban, pelaku menggunakan identitas palsu dan mengaku sebagai dokter yang tengah bertugas di salah satu rumah sakit di Purwokerto. Bahkan, dia sempat menunjukkan kartu identitas dokter agar ceritanya terdengar sahih.
“Pelaku menggunakan identitas samaran dan mengaku sebagai dokter untuk meyakinkan korban,” kata Petrus di Purwokerto, Senin (23/2) malam.
Korban yang percaya akhirnya sepakat bertemu pada Sabtu (21/2) malam. Keduanya berkeliling Kota Purwokerto menggunakan mobil milik korban.
Aksi penipuan terjadi saat mereka singgah di sebuah kafe di wilayah Purwokerto Timur. Pelaku berdalih hendak melakukan top up saldo di minimarket dan meminjam kunci mobil.
“Namun setelah ditunggu cukup lama, pelaku tidak kembali,” ujar AKP Ardi.

















































