Mengenal Bobibos, Bahan Bakar dari Jerami yang Mendadak Viral

1 week ago 30

Mengenal Bobibos, Bahan Bakar dari Jerami yang Mendadak Viral

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi SPBU pompa bensin. Foto: dok Maka Motors

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia kembali menunjukkan kemampuan inovatifnya di bidang energi terbarukan melalui terobosan baru bernama Bobibos, yang diperkenalkan sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.

Bobibos merupakan inovasi dari PT Inti Sinergi Formula yang diperkenalkan pada Minggu (2/11) lalu di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bahan bakar ini dikembangkan dari limbah pertanian, khususnya jerami, yang selama ini sering dibakar pasca-panen.

Bobibos bukan sekadar produk energi baru, melainkan diklaim sebagai gerakan menuju masa depan energi bersih yang berangkat dari potensi lokal dan semangat kemandirian bangsa.

Founder Bobibos, M. Iklas Thamrin, menjelaskan bahwa pemilihan jerami sebagai bahan utama merupakan hasil kajian mendalam, bukan keputusan spontan.

"Bagaimana bahan baku ini kami cari yang melimpah, kami enggak perlu suruh masyarakat untuk tanam. Basisnya sawah itu hasilkan padi, jerami. Nah, itu yang kami manfaatkan," ujarnya dikutip Kamis (20/11).

Iklas menyebut jerami menjadi pilihan terbaik karena ketersediaannya stabil dan tidak menambah biaya produksi secara signifikan. Hal itu juga membuat harga jual Bobibos berpotensi jauh lebih kompetitif dibanding bahan bakar konvensional.

Jerami yang dikumpulkan dari petani kemudian melalui serangkaian proses bioenergi hingga menjadi bahan bakar siap pakai. Salah satu tahap krusial adalah penyuntikan serum khusus yang memungkinkan jerami berubah menjadi energi dengan efisiensi tinggi.

"Jerami dikelola untuk ekstraksi dengan biochemistry, ekstrak tanaman. Kami gunakan mesin yang memang kami rancang dari nol. Tahapannya lima tahap, dan akhirnya menghasilkan bahan bakar nabati berkinerja tinggi," kata Iklas.

Bobibos memiliki Research Octane Number (RON) mendekati 98, setara dengan bahan bakar premium di pasaran.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |