Menhub Dudy Purwagandhi meminta seluruh maskapai memastikan hak penumpang terdampak penutupan 8 bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dipenuhi melalui layanan refund maupun reschedule penerbangan. Foto: ANTARA
KabarJakarta.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta seluruh maskapai penerbangan memastikan hak penumpang yang terdampak penutupan sejumlah bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) tetap terpenuhi.
Penumpang yang penerbangannya terganggu dapat memilih layanan refund atau reschedule sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan tersebut diberikan karena penutupan bandara dilakukan berkaitan dengan kondisi keselamatan penerbangan akibat abu vulkanik.
“Kami menyampaikan bahwa semua airlines harus fasilitasi hak-hak penumpang untuk melakukan reschedule maupun refund tiketnya,” kata Dudy di Jakarta, Minggu (7/9).
Dudy mengungkapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah meminta seluruh operator penerbangan memberikan pelayanan kepada penumpang yang terdampak. Namun, hingga Minggu, pihaknya belum menerima laporan mengenai maskapai yang telah memproses pengembalian dana kepada penumpang.
“Kami belum mendapat laporan dari maskapai yang sudah melayani refund,” ujarnya.
Refund berlaku 100 persen
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa menegaskan penumpang yang penerbangannya dibatalkan karena kondisi operasional bandara terdampak abu vulkanik berhak mendapatkan refund penuh.
“Terkait pembatalan (refund) tiket penerbangan itu berlaku 100 persen,” kata Lukman.
Menurut dia, pengembalian tiket secara penuh merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Penumpang tidak seharusnya menanggung kerugian karena penerbangan dibatalkan akibat faktor keselamatan yang berada di luar kendali mereka.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga hak pengguna jasa penerbangan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional bandara.
Siapkan bandara alternatif
Selain memberikan pilihan refund dan reschedule, pemerintah menyiapkan sejumlah bandara alternatif untuk menjaga konektivitas perjalanan masyarakat.
Bandara yang dapat digunakan sebagai alternatif antara lain Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Juanda di Surabaya, Yogyakarta International Airport, serta Bandara Adi Soemarmo di Solo.
Dudy mempersilakan maskapai menggunakan bandara-bandara tersebut untuk keberangkatan maupun kedatangan. Penggunaan bandara alternatif akan disesuaikan dengan kebutuhan operasional dan perkembangan penyebaran abu vulkanik.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu penumpang tetap melanjutkan perjalanan tanpa harus menunggu sampai seluruh bandara yang terdampak kembali beroperasi.
Penumpang gunakan transportasi gratis
Pemerintah bersama InJourney Airports juga menyiapkan transportasi darat gratis bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.
Transportasi tersebut berupa kereta api dan bus menuju sejumlah bandara alternatif yang telah ditetapkan. Fasilitas ini disiapkan untuk memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan setelah penerbangannya dialihkan.
Informasi mengenai perubahan rute atau pengalihan penerbangan akan disampaikan langsung kepada masing-masing penumpang oleh maskapai. Karena itu, penumpang diminta memperhatikan informasi resmi dari operator penerbangan terkait jadwal dan lokasi keberangkatan terbaru.
Penumpang kemudian dapat memilih melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif yang ditentukan maskapai atau membatalkan perjalanan sesuai kebutuhan dan ketentuan pelayanan yang berlaku.
Delapan bandara masih ditutup
Hingga Minggu (6/9) malam, terdapat delapan bandara yang masih ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kedelapan bandara tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, dan Bandara Radin Inten II di Lampung.
Selanjutnya, Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Bandara Budiarto di Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Penutupan bandara dilakukan sebagai langkah keselamatan karena abu vulkanik dapat mengganggu operasional penerbangan dan berisiko terhadap keselamatan pesawat.
Menhub menegaskan pemerintah terus melakukan koordinasi dengan maskapai, pengelola bandara, dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat.
Pemenuhan hak refund dan reschedule, penyediaan bandara alternatif, hingga transportasi pendukung menjadi langkah pemerintah agar gangguan penerbangan akibat erupsi tidak semakin membebani penumpang.

11 hours ago
26

















































