jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan KMP Putri Yasmin berada dalam kondisi laik laut berdasarkan pemeriksaan resmi terakhir pada Juni 2026 sebelum hangus terbakar di Selat Lombok.
"Satu hal perlu diketahui, KMP Putri Yasmin dalam kondisi laik laut berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir yang dilakukan pada bulan Juni 2026,” kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Sementara mengenai penyebab kebakaran, Menhub menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Kami tidak ingin mendahului hasil investigasi. Yang terpenting, penyebab kejadian ini nantinya dapat diketahui secara jelas dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran," ujarnya.
Menhub juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kebakaran KMP Putri Yasmin. Ia sebelumnya menginstruksikan agar fokus pada proses pencarian, evakuasi dan pendataan penumpang.
Dudy menyatakan, sejak menerima informasi kejadian yang terjadi pada Rabu (12/8) subuh, seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi.
"Bagi korban yang meninggal dunia, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan kepada keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan belasungkawa dan doa agar diberikan kekuatan serta ketabahan," lanjut Menhub.
Menhub menginstruksikan verifikasi menyeluruh untuk memastikan data manifest dan jumlah orang yang ditemukan. Adanya kemungkinan perbedaan jumlah penumpang dengan data manifest merupakan temuan serius yang akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi secara komprehensif.

















































.jpeg)




