Meta Mengalihkan Situs Web Messenger Mandiri ke Facebook

4 hours ago 17

Meta Mengalihkan Situs Web Messenger Mandiri ke Facebook

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Facebook Messenger. Foto: New York Post

jpnn.com - Kabar penutupan situs web mandiri Messenger—messenger.com—mulai April 2026 terasa seperti penanda zaman yang bergeser.

Selama bertahun-tahun, alamat itu menjadi pintu praktis bagi pengguna yang ingin mengobrol tanpa harus membuka Facebook.

Namun kini, Meta memilih merapikan ekosistemnya: akses pesan via browser akan dipusatkan ke facebook.com/messages atau aplikasi seluler Messenger.

Informasi pertama kali dilaporkan TechCrunch. Dalam praktiknya, pengguna yang tetap ingin berkirim pesan lewat komputer akan otomatis diarahkan ke layanan pesan di Facebook.

Meta memastikan percakapan lama tidak hilang—riwayat chat tetap tersedia, selama pengguna bisa memulihkan cadangan data dengan PIN yang sebelumnya dibuat.

Bagi sebagian orang, perubahan ini mungkin terasa sepele. Namun bagi pengguna yang sengaja memakai Messenger tanpa akun Facebook aktif, keputusan tersebut memunculkan dilema baru.

Pengguna kini hanya bisa mengakses percakapan lewat aplikasi ponsel.

Keluhan pun bermunculan di media sosial, terutama dari mereka yang merasa dipaksa kembali ke platform yang dahulu ingin ditinggalkan.

Kabar penutupan situs web mandiri Messenger—messenger.com—mulai April 2026 terasa seperti penanda zaman yang bergeser.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |