bali.jpnn.com, DENPASAR - Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Denpasar akhirnya turun tangan mendalami kasus kekerasan terhadap seorang anak di bawah umur yang sempat viral di media sosial.
Peristiwa malang ini menimpa seorang siswi berinisial NKSD alias S, 11, di kawasan Jalan Dam Tukad Badung, Denpasar Barat, Sabtu (3/1) lalu.
Korban dianiaya pelaku berinisial NKI di depan ayahnya sendiri.
“Kasusnya masih didalami penyidik Unit PPA setelah dilaporkan ibu korban, NNK, 41,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (13/1).
Berdasar rekaman video yang viral di media sosial, kejadian bermula ketika korban diantar ayah kandungnya untuk latihan silat, Sabtu (3/1) pagi pukul 08.30 WITA.
Namun, ditengah perjalanan, ayah korban berhenti di depan Toko SMS Stationery & Printing di Jalan Dam Tukad Badung, Denpasar, setelah sebelumnya tampak berkomunikasi secara rahasia melalui telepon.
Tak lama kemudian, pelaku berinisial NKI tiba di lokasi bersama dua orang perempuan.
Yang unik, pelaku justru meminta rekannya untuk merekam aksi tersebut menggunakan ponsel.


















































