jatim.jpnn.com, JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) X LDII menetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum DPP LDII secara aklamasi, Kamis (9/4). Dia menggantikan KH Chriswanto Santoso yang memilih tidak maju kembali karena alasan kesehatan.
Dody menegaskan langkah awal kepengurusan baru adalah melakukan konsolidasi internal di tingkat DPP.
“Ini untuk memastikan keberlanjutan program dan kontribusi LDII tetap berjalan di masa transisi,” kata Dody.
Dia menyebut pesan KH Chriswanto menjadi pegangan, yakni terus beramal saleh sambil menyiapkan kepengurusan definitif. Selain konsolidasi pusat, Dody juga menekankan pentingnya sinkronisasi organisasi hingga ke daerah, mulai dari DPW, DPD, PC hingga PAC.
“Harapannya kontribusi LDII benar-benar dirasakan sampai ke akar rumput,” ujarnya.
Dody juga mendorong penguatan komunikasi dengan para pemangku kepentingan. Program kerja LDII diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah maupun organisasi lain.
“Sepanjang mendukung program pemerintah pusat dan daerah, kami siap berkolaborasi,” katanya.
Dia menegaskan kepengurusan LDII merupakan amanah besar yang harus dijalankan bersama.

















































