jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI mencatat ada 2024, lebih dari 4,2 juta anak Indonesia mengalami masalah gizi, di antaranya sejuta anak tergolong berat badan kurang, 500 ribu anak mengalami wasting berat, dan hampir sejuta anak telah masuk kategori stunting.
Peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, sekaligus sebagai salah seorang Direksi di RS UNHAS, Dr. Irwandy, SKM., MSc.PH., M.Kes menyebut masalah gizi ini tidak bisa dipandang semata sebagai kekurangan asupan makanan.
Namun, sebagai permasalahan multidimensi yang memengaruhi kesehatan, pendidikan, dan produktivitas jangka panjang bangsa.
“Kondisi ini menuntut adanya pendekatan yang tidak hanya mampu memperbaiki status gizi anak, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap efisiensi sistem kesehatan,” ungkap Dr. Irwandy dikutip, Rabu (26/11).
Dia melakukan penelitian yang menawarkan solusi efektif dari sisi klinis maupun ekonomi.
Melalui studi health economics yang dipresentasikan di International Society for Pharmacoeconomics and Outcomes Research (ISPOR) 2025, sebuah forum yang menjadi wadah untuk mempertemukan para ahli ekonomi dari seluruh dunia yang membahas penelitian terbaru di bidang ekonomi kesehatan dan Health Economics and Outcomes Research (HEOR), Dr. Irwandy memaparkan hasil temuannya di Glasgow, Skotlandia.
Pemberian formula PKMK (Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus) sebagai intervensi nutrisi dini pada anak dengan risiko gagal tumbuh dapat membantu mencegah terjadinya stunting sejak dini yang pada akhirnya terbukti akan menghemat empat kali lipat biaya kesehatan yang harus dikeluarkan pemerintah dan keluarga jika anak tersebut harus dirawat di rumah sakit akibat stunting.
Dr. Irwandy menjelaskan berdasarkan analisis tersebut ditemukan bahwa intervensi selama dua bulan menggunakan PKMK yang mengandung 1 kkal/mL, dengan protein 2.6g/100mL, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral, dapat menekan pengeluaran total yang jauh lebih besar untuk perawatan akibat infeksi dan komplikasi gizi buruk.






















































