jpnn.com, JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) memperkuat kapabilitas wealth management guna menjawab kebutuhan nasabah individu maupun korporasi yang terus berkembang.
Langkah itu sejalan dengan aspirasi perusahaan bertajuk Larger Scale, Deeper Expertise, Greater Impact, dengan fokus membantu nasabah mengelola, melindungi, dan mengembangkan aset secara berkelanjutan.
Direktur OCBC Johannes Husin mengatakan kebutuhan layanan wealth management di Indonesia terus meningkat.
“Nasabah membutuhkan mitra untuk pertumbuhan aset jangka panjang. Dengan skala yang semakin kuat, expertise yang semakin dalam, dan ekosistem yang semakin terintegrasi, kami ingin membantu lebih banyak individu, keluarga, dan pelaku usaha untuk mengelola, melindungi, dan mengembangkan wealth mereka dengan lebih optimal,” ujar Johannes dalam keterangan persnya, Rabu (20/5).
OCBC mencatat bisnis wealth management yang meliputi obligasi, reksa dana, asuransi, dan emas tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Sepanjang periode 2022 hingga Desember 2025, bisnis tersebut membukukan pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 29 persen dengan nilai melampaui Rp120 triliun.
Transformasi digital juga mendorong peningkatan aktivitas nasabah. Porsi transaksi wealth melalui kanal digital naik dari 30 persen pada 2024 menjadi 44 persen pada 2025.
Selain itu, jumlah transaksi obligasi melalui platform digital tumbuh 50 persen secara tahunan dengan volume meningkat 89 persen.





















































