jatim.jpnn.com, JEMBER - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menggelar Panen Tebu Bersama di Kebun Pabrik Gula (PG) Semboro, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, BUMN, TNI, dan petani dalam memperkuat industri gula nasional serta mendukung ketahanan pangan.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, jajaran manajemen PT SGN, petani tebu, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor pergulaan.
KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menyatakan sektor pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional sehingga memerlukan dukungan seluruh elemen bangsa.
"Ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional. Apa yang dilakukan PT SGN bersama para petani menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan strategis," ujar Tonny tertulis, Jumat (10/7).
Dia mengapresiasi berbagai langkah yang dilakukan PT SGN dalam memperkuat sektor pergulaan nasional melalui sinergi dengan petani dan berbagai pihak.
Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Arum Sabil menilai kemitraan yang kuat antara petani dan pabrik gula menjadi fondasi utama untuk meningkatkan produktivitas tebu.
"Petani membutuhkan kepastian, pendampingan, dan sinergi yang berkelanjutan. Ketika petani tumbuh bersama pabrik gula, maka industri gula nasional juga akan semakin kuat," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara Mahmudi menegaskan keberhasilan industri gula tidak hanya diukur dari peningkatan produksi, tetapi juga dari kemampuan seluruh ekosistem bergerak dalam visi yang sama.


















































