PBNU Minta Gus Yahya Mundur, Ditolak, Masih Seru nih

3 days ago 19

PBNU Minta Gus Yahya Mundur, Ditolak, Masih Seru nih

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf a.k.a Gus Yahya. Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menolak mundur dari jabatannya, meski belakangan muncul desakan agar eks Wantimpres itu meletakkan posisi di organisasi nahdiyin itu.

"Saya diminta mundur, dan saya menolak mundur. Saya menyatakan tidak akan mundur," kata Gus Yahya dalam konferensi pers di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (26/11).

Dia mengaku hanya bisa mundur apabila diberhentikan melalui forum Muktamar PBNU, bukan atas keputusan Rapat Harian Syuriyah organisasi tersebut. 

"Saya sebagai mandataris tidak mungkin bisa diberhentikan kecuali melalui muktamar," tutur Gus Yahya. 

Belakangan muncul polemik terkait kepemimpinan di PBNU setelah terbit Risalah Rapat Harian Syuriyah pada Kamis lalu (20/11) di Hotel Aston City, Jakarta.

Rapat berlangsung pada 17.00 hingga 20.00 WIB yang dipimpin Rais 'Aam Syuriyah PBNU KH Miftachul Achyar.

Risalah rapat menghasilkan keputusan agar Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mundur dari jabatan paling lambat setelah risalah terbit.

Risalah rapat itu juga memuat antisipasi jika Gus Yahya tidak mau mundur sebagaimana tenggat yang ditentukan Syuriyah PBNU.

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menolak mundur dari jabatan, meski muncul desakan agar meletakkan jabatan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |