Pelatih PSIM Mengakui Ambil Keputusan Berisiko saat Melawan Persebaya

2 hours ago 13

Pelatih PSIM Mengakui Ambil Keputusan Berisiko saat Melawan Persebaya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel dan pemain Andy Setyo pascalaga melawan Persebaya, Minggu (25/1). Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jpnn.com - YOGYAKARTA - PSIM Yogyakarta dihajar Persebaya Surabaya pada pertandingan pekan ke-18 BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1).

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel mengaku mengambil keputusan berisiko di babak kedua pada laga tersebut.

Diketahui, Ze Valente dan kawan-kawan kalah tebal melawan Persebaya dengan skor 0-3.

Gol Persebaya masing-masing dicetak oleh Gali Freitas, Bruno Pereira, dan Rachmat Irianto.

PSIM sempat menguasai jalannya pertandingan, tetapi gagal membongkar pertahanan Persebaya Surabaya.

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel mengatakan pada babak pertama Persebaya hanya menunggu timnya melakukan kesalahan dan melakukan serangan balik.

"Itu terjadi pada gol pertama dan gol kedua tadi secara struktur kami tidak seimbang sehingga ada lawan yang bisa mengekspos lini belakang kami," kata Jean-Paul Van Gastel, dikutip dari JPNN Jogja.

Dia mengakui telah mengambil keputusan berisiko setelah tertinggal 2 gol, dengan memasukkan sejumlah pemain bernaluri menyerang, tetapi strategi tersebut tidak membuahkan hasil.

PSIM Yogyakarta kalah tebal saat melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-18 BRI Super League, Minggu (25/1).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |