jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Menyongsong arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil langkah proaktif untuk memecah kepadatan kendaraan di pusat kota. Salah satu terobosan yang diusulkan adalah perluasan jangkauan layanan KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) hingga ke sisi timur, yakni Stasiun Maguwo.
Langkah strategis ini bertujuan agar akses menuju bandara tidak lagi bertumpu sepenuhnya di Stasiun Tugu Yogyakarta sehingga kemacetan di jantung kota dapat diminimalisir.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Widyastuti menjelaskan bahwa perluasan rute ini merupakan solusi bagi masyarakat di wilayah timur Yogyakarta maupun pemudik dari arah Solo/Klaten.
Masyarakat tidak perlu masuk ke pusat kota untuk mengejar jadwal pesawat.
Stasiun Maguwo dinilai strategis karena sudah terhubung langsung dengan layanan Trans Jogja.
Perluasan jangkauan KA Bandara ini juga bertujuan untuk menjadikan wilayah timur sebagai gerbang alternatif yang efisien.
"Perluasan layanan hingga Stasiun Maguwo diharapkan dapat mendistribusikan akses menuju bandara sehingga tidak terpusat di pusat kota," ujar Erni dalam keterangannya, Senin (9/3).
Usulan ini telah disampaikan langsung oleh delegasi Pemerintah DIY yang dipimpin Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub pada Jumat (6/3).



















































