jogja.jpnn.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul menyambut positif usulan Putri Keraton Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi mengenai pengembangan kembali rute atau jalur kereta api yang menjangkau wilayah Bantul. Kehadiran moda transportasi massal tersebut dinilai akan menjadi solusi transportasi yang representatif bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Agus Budirahardja mengatakan pihak pemerintah daerah sangat terbuka terhadap inisiasi dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta maupun Keraton Yogyakarta tersebut.
"Prinsipnya, kalau memang ada inisiasi dari DIY seperti itu, tentu kami akan sambut baik. Kami akan senang bilamana ada moda transportasi massal yang makin representatif di Bantul," ujar Agus saat memberikan keterangan di Bantul, Selasa (14/4).
Meski wacana menghidupkan kembali jalur kereta peninggalan era kolonial ini sudah berembus sejak beberapa tahun lalu, Agus menekankan bahwa realisasinya memerlukan proses panjang.
Kajian detail mengenai kelayakan teknis dan ekonomi menjadi syarat mutlak.
Perlu kajian tentang kelayakan jalur untuk memastikan rute yang akan dibangun masih relevan dengan kondisi tata kota saat ini.
Agus mengakui bahwa investasi di sektor perkeretaapian memerlukan dana yang sangat besar. Mengingat keterbatasan APBD, Pemkab Bantul berharap proyek ini menjadi inisiatif pemerintah pusat atau Pemerintah DIY.
"Pembangunan dan operasional kereta api membutuhkan anggaran besar. Jika ada inisiasi dari pusat dan DIY agar kereta api bisa sampai ke Bantul, kami menyambut dengan gembira. Kami siap membantu hal-hal teknis yang dibutuhkan di lapangan," tambahnya.

















































