jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa perbaikan Jalan Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal, dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan penanganan banjir yang selama ini memicu kerusakan jalan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya Syamsul Hariadi menyampaikan genangan air menjadi persoalan utama di kawasan tersebut.
“Kawasan Tanjungsari Surabaya itu memang mendapat perhatian khusus. Untuk tahun ini karena di sana kalau sedikit hujan, itu banjir, jadi kami selesaikan dulu genangannya,” ujar Syamsul, Selasa (3/3).
Dia menegaskan, perbaikan jalan tidak akan bertahan lama apabila genangan masih terjadi. Menurutnya, pengaspalan tanpa pembenahan drainase hanya akan menjadi solusi sementara.
“Karena nanti kalau diaspal, kalau tetap ada genangan, (jalan) masih tetap rusak terus,” ungkapnya.
Ke depan, Jalan Tanjungsari direncanakan menggunakan konstruksi rigid beton. Kebijakan ini mempertimbangkan tingginya lalu lintas kendaraan berat serta keberadaan kawasan industri di sekitar lokasi.
“Jadi, di Tanjungsari itu memang rencananya akan di-rigid beton karena di sana juga yang melintas kendaraan-kendaraan berat dan ada kawasan industri juga di sana,” jelasnya.
Meski demikian, realisasi pembangunan rigid beton masih menunggu tuntasnya proyek pengendalian banjir.

















































