jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong penguatan kemitraan publik-swasta atau Public-Private Partnership (PPP) sebagai strategi untuk meningkatkan pengelolaan aset negara sekaligus memperkuat fungsi riset, konservasi, edukasi, dan pelayanan publik.
Salah satu implementasi strategi tersebut diwujudkan melalui kemitraan BRIN dengan PT Mitra Natura Raya, entitas yang berada di bawah Dyandra Group (IDX: DYAN), dalam pengelolaan empat Kebun Raya nasional, yakni Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi, dan Kebun Raya Bali.
Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, menegaskan bahwa kemitraan pemerintah dan sektor swasta menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi tantangan perubahan global.
"Salah satu strategi utama dalam menghadapi masifnya perubahan global adalah penguatan kemitraan publik-swasta atau Public-Private Partnership (PPP). Sektor swasta memiliki peran krusial dalam memajukan industri nasional," ujar Arif.
Transformasi Pengelolaan Kebun Raya
Melalui kemitraan tersebut, PT Mitra Natura Raya mengembangkan aspek pelayanan publik dan pariwisata di empat Kebun Raya BRIN dengan pendekatan profesional yang mengedepankan standar industri pariwisata dan hospitality.
Pengelolaan tersebut mencakup peningkatan kualitas layanan pengunjung, pemasaran digital, pengembangan produk wisata edukatif, kebersihan kawasan, hingga modernisasi fasilitas umum.
Sementara itu, BRIN tetap berfokus pada tugas utama penelitian, konservasi keanekaragaman hayati, dan pengembangan ilmu pengetahuan.


















































