jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Tren penggunaan kendaraan listrik di Jawa Barat terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Infrastruktur pengisian daya yang semakin luas hingga tingginya minat masyarakat terhadap mobilitas ramah lingkungan menjadi pendorong utama pertumbuhan tersebut.
Data PLN mencatat hingga akhir 2025 terdapat lebih dari 300 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat. Bandung menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik paling pesat.
Di kawasan Bandung Raya sendiri kini tersedia sekitar 27 titik SPKLU yang tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung hingga Bandung Barat.
Kehadiran fasilitas fast charging di sejumlah titik strategis dinilai membuat masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik untuk aktivitas harian maupun perjalanan luar kota.
Peningkatan penggunaan kendaraan listrik juga terlihat saat momentum libur panjang. Selama periode Ramadan dan Lebaran 2025, transaksi pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU wilayah Jawa Barat tercatat melonjak lebih dari 400 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan kendaraan listrik mulai digunakan tidak hanya untuk mobilitas perkotaan, tetapi juga perjalanan antarkota di Jawa Barat.
Pengamat otomotif menilai tren elektrifikasi kendaraan di Jawa Barat dipengaruhi karakter masyarakat urban yang relatif cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi baru. Selain itu, semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik di pasar turut mendorong minat konsumen.
Fenomena tersebut terlihat dalam ajang pameran kendaraan listrik 'INDOMOBIL Expo' yang digelar di Bandung. Berbagai merek otomotif mulai agresif memperkenalkan lini kendaraan listrik mereka kepada masyarakat Jawa Barat.



















































