jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (26/5) pagi.
Sapi jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai 1,1 ton itu sempat mengamuk saat diturunkan dari truk pengangkut, bahkan sapi kurban presiden tersebut sempat menyeruduk warga yang berada di sekitar lokasi untuk menyaksikan kedatangannya.
Sejumlah petugas dan panitia kurban berupaya menenangkan sapi berukuran besar itu agar situasi tetap terkendali.
Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Indyah Aryani menyebutkan meski sempat mengamuk, sapi dipastikan dalam kondisi sehat dan layak dijadikan bewan kurban.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan telah dilakukan secara menyeluruh oleh dokter hewan berwenang dan otoritas veteriner.
“Sehat. Yang jelas sudah diperiksa sama pejabat yang mempunyai kewenangan, dokter hewan berwenang, dokter hewan pemerintah yang berwenang, dan juga pejabat otoritas veteriner sudah kita periksa semuanya, insyaallah sehat dan layak untuk kurban,” kata Indy.
Dia menjelaskan sapi Peranakan Ongole atau PO dikenal memiliki postur tinggi, otot kuat, dan daya tahan yang baik terhadap cuaca panas maupun penyakit.
“Itu adalah sapi Peranakan Ongole (PO). Sapi Peranakan Ongole ini adalah tipe dual-purpose. Artinya, dulu juga digunakan sebagai sapi pekerja untuk cikar dan membajak sawah, tetapi dia juga tipe pedaging sehingga tinggi, besar, ototnya kuat,” ujarnya.



















































