Pengoperasian Gratis akan Berakhir, Tol Bayung Lencir–Simpang Ness segera Berbayar

2 days ago 45

Pengoperasian Gratis akan Berakhir, Tol Bayung Lencir–Simpang Ness segera Berbayar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gerbang Tol Pijoan ruas Tol Bayung Lencir-Simpang Ness. Foto: Hutama Karya.

jpnn.com - PALEMBANG - PT Hutama Karya (Persero) menyatakan bahwa pemberlakuan tarif pada Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

“Dalam waktu dekat, ruas ini akan memasuki tahap pengoperasian bertarif,” kata Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan, Jumat (21/8).

Sebelumnya, ruas tol ini dioperasikan tanpa tarif untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mengenal dan merasakan langsung manfaat konektivitas yang ditawarkan.

Pengoperasian tanpa tarif dilakukan secara bertahap, diawali Segmen Bayung Lencir–Tempino yang beroperasi sejak 17 Oktober 2024, kemudian dilanjutkan Segmen Tempino–Simpang Ness sejak 14 September 2025.

Selama periode tersebut, Hutama Karya terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap pelayanan operasional, serta kesiapan fasilitas sebagai bagian dari persiapan menuju pengoperasian bertarif.

Kehadiran Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi Bayung Lencir–Simpang Ness menjadi bagian penting dalam penguatan konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya menghubungkan Sumatra Selatan dengan Jambi.

Konektivitas ini diharapkan dapat kian makin memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antardaerah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah yang dilalui.

“Kami memastikan seluruh aspek pelayanan, mulai dari transaksi di gerbang tol, kesiapan armada layanan, hingga sistem pemantauan lalu lintas terus kami optimalkan agar upaya pengguna jalan memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar,” ungkap Iwan.

Setelah beroperasi tanpa tarif, Tol Bayung Lencir -Simoang Ness dalam waktu dekat mulai memberlakukan tarif.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |