jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Upaya meningkatkan kualitas asesmen dan kesiapan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) terus diperkuat melalui kolaborasi dunia pendidikan, perguruan tinggi, dan industri.
Hal itu mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Sistem Asesmen Pengukuran Kemampuan TKA Siswa untuk Optimalisasi Capaian Akademik Peserta Didik yang digelar Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung–Trenggalek di SMA Negeri 1 Kedungwaru.
Kegiatan tersebut diikuti 126 kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan perwakilan guru SMA, SMK, serta SLB negeri se-Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung–Trenggalek Dian Pemilu Sari menyatakan pentingnya pemanfaatan asesmen sebagai dasar pengambilan keputusan pembelajaran di sekolah.
Menurut dia, data hasil belajar yang akurat dapat membantu sekolah menyusun strategi peningkatan capaian akademik peserta didik secara lebih terukur.
Peserta kemudian mendapatkan paparan dari Beni Yuanto yang mewakili industri pengguna platform Exzam.id dalam pelatihan dan evaluasi kompetensi sumber daya manusia.
Pengalaman implementasi tersebut menunjukkan sistem asesmen digital dinilai relevan untuk mendukung transformasi pembelajaran di sekolah.
Pada sesi utama, dosen Program Studi Bisnis Digital Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Akhmad Alimudin dan Widi Sarinastiti memperkenalkan platform Exzam.id.







.jpg)











































