jatim.jpnn.com, KEDIRI - Persik Kediri akhirnya bisa kembali bermain di kandang sendiri setelah menerima surat edaran resmi dari I.League untuk menjamu Semen Padang di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Kepastian itu sekaligus mengakhiri laga kandang sebelumnya yang terpaksa digelar di Gresik saat menghadapi Persebaya karena kendala perizinan.
Ketua Panpel Persik Kediri Tri Widodo mengatakan circular atau surat pemberitahuan resmi dari operator BRI Super League sudah diterima. Selain itu, izin kepolisian juga telah turun sehingga pertandingan dapat digelar di Kediri.
“Circular atau surat pemberitahuan resmi sudah kami terima dari I.League. Dalam surat itu dijelaskan jika laga antara Persik Kediri melawan Semen Padang akan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri,” ujar Widodo, Sabtu (22/11).
Pertandingan dijadwalkan berlangsung Kamis (27/11). Panpel sudah berkoordinasi dengan semua pihak dan berharap pertandingan berjalan lancar.
“Izin dari kepolisian sudah kami terima dan memperbolehkan pertandingan tersebut digelar di Stadion Brawijaya,” katanya.
Widodo menyebut dalam circular tersebut terdapat perubahan jadwal kick off, dari semula pukul 19.00 WIB menjadi 15.30 WIB.
Laga ini juga akan dihadiri penonton dengan kuota 5.000 suporter, namun pendukung tim tamu dilarang hadir sesuai regulasi liga.
“Tiket mulai kami jual H-3. Ekonomi Rp35 ribu, Utama Rp50 ribu, dan VIP Rp65 ribu,” katanya.



















































