bali.jpnn.com, DENPASAR - Ratusan pohon mangrove secara mendadak ditemukan mati kekeringan di kawasan Pelindo Benoa, tepatnya di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara, Denpasar Selatan.
Kejadian ini memicu kekhawatiran karena polanya yang dianggap tidak wajar.
Sedikitnya 200 hingga 300 pohon dari jenis Sonneratia Alba (Prapat), Rhizophora Apiculata (Bakau), dan Avicennia Marina (Api-api) tampak mati mengering.
Berdasarkan pantauan pada tekstur ranting yang telah mengeras dan sangat kering, diduga kuat kematian vegetasi pesisir ini sudah berlangsung cukup lama, tetapi baru teridentifikasi secara luas saat ini.
Luas wilayah terdampak kurang lebih mencapai 60 are.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus langsung bertindak.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan Jumat (20/2) kemarin, Terminal BBM Sanggaran sebagai lokasi terminal terdekat telah melaksanakan pengecekan bersama tim Polairud.
Terminal BBM Sanggaran juga telah melakukan rapat koordinasi dengan DKLH Provinsi Bali.

















































