jatim.jpnn.com, SAMPANG - Seorang petani bernama Matdehri P. Rumyah (55), warga Dusun Gur Bungur, Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, dilaporkan meninggal dunia setelah dianiaya oleh seorang pria, Selasa (10/3) pagi.
Matdehri ditusuk oleh terduga pelaku berinisial HB saat sedang bekerja di sawah. Insiden itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan kasus penganiayaan itu bermula saat korban sedang bekerja di sawah pukul 07.30 WIB.
Namun, dari arah belakang tiba-tiba muncul terduga pelaku dengan membawa sebatang bambu yang pada ujungnya dipasangi sebilah pisau berjalan ke arah korban.
"Saat itu saksi melihat korban langsung melarikan diri sambil berteriak meminta tolong," ujarnya.
Melihat hal itu, korban berusaha untuk melarikan diri dengan berlari sekitar 30 meter ke arah timur laut dari lokasi awal. Namun, pelaku berhasil mengejar dan memukulkan bambu yang dibawanya ke arah korban hingga membuat korban tersungkur di area persawahan.
Melihat kejadian tersebut, seorang saksi bernama Matderum (55) berusaha mendekat untuk melerai. Namun, upaya itu tidak berhasil karena saksi justru dibanting oleh pelaku.
Setelah korban terjatuh dan tidak berdaya, pelaku kemudian kembali menyerang dengan menusukkan ujung bambu yang telah dipasangi pisau ke arah dada kiri korban.


















































