jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kebakaran yang melanda ruang farmasi lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSU dr Soetomo sempat coba dipadamkan petugas internal menggunakan alat pemadam api ringan (Apar) sebelum kobaran api membesar dan memicu evakuasi pasien, Jumat (15/5).
Koordinator Merah RSU dr Soetomo Dwi K mengatakan petugas pertama kali merespons kebakaran di lantai 5 dengan prosedur code red rumah sakit.
Menurut dia, tim yang berada di lokasi langsung mengambil Apar dan melakukan upaya pemadaman awal.
“Tim kami yang melakukan evakuasi di lokasi kejadian melakukan percobaan menggunakan Apar,” kata Dwi saat konferensi pers.
Petugas juga mengaktifkan sistem tanggap darurat internal rumah sakit dengan menghubungi posko code red sebelum meminta bantuan eksternal.
“Petugas menghubungi 1113 untuk mengaktifkan tim code red di posko, mengambil Apar, kemudian menutup pintu di lokasi kejadian,” ujarnya.
Namun, api disebut cepat membesar disertai kepulan asap tebal sehingga upaya pemadaman internal tidak lagi memungkinkan dilakukan secara maksimal.
Kepala Instalasi PPJT dr Rerdyn Julario menjelaskan titik api diduga berasal dari area farmasi di lantai 5 gedung tersebut.



















































