Pidato Saat Rakernas I PDIP, Megawati Bicara Kritik Berbasis Data dan Bukan Emosi

3 hours ago 37

Pidato Saat Rakernas I PDIP, Megawati Bicara Kritik Berbasis Data dan Bukan Emosi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama dua anaknya, M. Prananda Prabowo (kanan) dan Puan Maharani (kiri) saat hadir Rakernas I di Ancol, Jakarta, Senin (12/1). Dokumentasi DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA UTARA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan sikap kritis terhadap penguasa tidak boleh dilandasi kemarahan atau serangan personal, melainkan berdasarkan data dan fakta.

Megawati berkata demikian saat berpidato menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026 di Jakarta Utara, Senin (12/1).

“Menghadapi kekuasaan, perjuangan Partai tidak dijalankan dengan kemarahan, bukan dengan serangan personal, dan bukan dengan konfrontasi kosong," kata dia, Senin.

Putri Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno itu menyatakan garis perjuangan partai ialan gagasan, kekuatan moral, serta keberpihakan terhadap rakyat. 

PDIP sebagai partai penyeimbang, ujar Megawati, berkewajiban memastikan kebijakan negara tetap sejalan dengan kepentingan rakyat kecil serta berkeadilan.

“Kritik kita harus berbasis data, pengalaman nyata Rakyat, dan nilai ideologis, bukan provokasi emosional. Dengan cara itulah Partai menjaga martabat politiknya,” ujarnya ke hadapan kader PDIP yang hadir Rakernas I.

Megawati dalam pidato mendorong agar diskursus politik nasional tidak hanya terpaku pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, diskursus politik juga harus berbicara tentang keadilan sosial, kedaulatan pangan dan energi, keadilan ekologis, serta kualitas demokrasi.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sikap kritis terhadap penguasa harus berdasarkan data dan fakta.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |