jpnn.com - SLEMAN - PSS Sleman tak sekadar mengejar hasil saat menghadapi PSM Makassar dalam laga uji coba.
Pelatih PSS Pieter Huistra justru menjadikan duel tersebut sebagai tempat bereksperimen menguji sejumlah skema sebelum Super League 2026/2027 bergulir.
Eksperimen itu dilakukan PSS saat bermain imbang 1-1 kontra PSM di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (20/8).
"Pada saat kompetisi berjalan, sangat sulit untuk melakukan eksperimen. Jadi, laga ini menjadi kesempatan untuk mencoba beberapa hal,” ujar Pieter, Jumat (21/8).
Kesempatan bereksperimen makin terbuka karena laga kontra PSM menggunakan format tiga babak, masing-masing berdurasi 40 menit.
Situasi tersebut membuat Pieter bisa memberikan menit bermain secara merata kepada para pemainnya.
“Hampir semua pemain mendapat 60 hingga 70 menit bermain,” katanya.
Selain menguji posisi dan skema permainan, Pieter juga ingin melihat bagaimana skuadnya menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi. PSM memberikan tekanan dan duel fisik yang cukup kuat sepanjang pertandingan.






















































