jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Tren K-Beauty masih menjadi salah satu kekuatan utama di industri kecantikan Indonesia.
Kemasan yang estetik, inovasi bahkan alami, hingga popularitas budaya Korea membuat banyak merek kecantikan berlomba mengikuti jejak tersebut.
Namun, berbeda dengan kebanyakan pemain di pasar kecantikan, brand lokal asal Bandung, Skinmology, justru mengambil jalur yang tidak biasa.
Alih-alih mengadopsi konsep kecantikan Korea, Skinmology memilih menjadikan standar dan formulasi Eropa sebagai fondasi utama pengembangan produknya.
Head of Branding and Marketing Skinmology, Andini Pujasari mengatakan sejak awal pihaknya ingin menghadirkan produk dengan bahan aktif berkualitas tinggi yang mengacu pada standar industri kosmetik Eropa.
"Kami brand lokal, tetapi sejak awal tidak mau kompromi soal bahan aktif. Jika Eropa memiliki standar paling ketat di dunia, mengapa tidak dijadikan benchmark?," kata Andini dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Menurut Andini, keputusan tersebut bukan semata-mata demi prestise penggunaan bahan impor.
Lebih dari itu, Skinmology ingin menghadirkan produk dengan kualitas dan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh konsumen.

















































