bali.jpnn.com, DENPASAR - Tim Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali berhasil membongkar praktik prostitusi daring dan penyebaran konten pornografi yang melibatkan tiga orang influencer perempuan.
Ketiga pelaku yang memiliki puluhan ribu pengikut di media sosial ini diketahui menjajakan konten asusila hingga layanan Booking Order (BO).
Direktur Reserse Siber Polda Bali Kombes Azhari Kurniawan mengungkapkan bahwa pengungkapan ini berawal dari hasil patroli siber intensif terhadap sejumlah akun populer di platform X (Twitter) yang meresahkan masyarakat.
Berdasarkan penelusuran tim siber Polda Bali, petugas mengidentifikasi tiga akun besar, yakni @BABYCLARA23, @WULANDARIM58327, dan @MYSVNFL0WER.
“Akun milik masing-masing tersangka itu memiliki lebih dari 10.800 pengikut (follower),” kata Kombes Azhari Kurniawan di Denpasar, Rabu (29/4).
Tim Opsnal pun bergerak cepat melakukan penyergapan di tiga lokasi berbeda.
Tersangka FF, 28, diciduk di sebuah penginapan di kawasan Jalan Merpati, Denpasar Barat.
Tersangka TW, 22, diamankan di sebuah kamar indekos di Jalan Kalimutu, Denpasar Barat.


















































