jakarta.jpnn.com - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) mengapresiasi Bareskrim Polri yang sukses membongkar jaringan judi online (judol) internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Kamis (10/5).
PP HIMMAH sangat mendukung kinerja Polri dalam memberantas judol di Indonesia.
Sebab, keberhasilan itu merupakan bukti nyata dan komitmen kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan 3 arahan krusial Presiden Prabwowo Subianto.
Salah satu tugas khusus yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri ialah pemberantasan judol sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang aman, tertib, dan sejahtera sesuai visi pembangunan nasional.
Ketua Umum PP HIMMAH Abdul Razak Nasution menyatakan pengungkapan jaringan ini bukan sekadar penindakan hukum biasa, melainkan langkah strategis yang sangat tepat dan menyentuh akar masalah.
Menurutnya, judi online telah menjadi penyakit sosial yang merugikan banyak pihak, mulai masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa.
Kerugiannya tidak hanya bersifat materi, tetapi juga merusak moral, mengganggu pendidikan, hingga memicu konflik dalam keluarga.
“Kami melihat jaringan yang dibongkar ini beroperasi secara terstruktur, melibatkan pihak luar negeri, dan menargetkan warga Indonesia sebagai pasar utamanya," kata Abdul Razak, Minggu (11/5).





















.jpeg)





























