kaltim.jpnn.com, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terus memperkuat sinergi strategis dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL) guna memperketat pengamanan wilayah maritim.
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud mengatakan langkah ini diambil mengingat posisi geografis Kalimantan Timur yang krusial sebagai pilar keseimbangan ekologi sekaligus motor ketahanan ekonomi kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Angkatan Laut (Pangkodaeral) Laksamana Muda TNI Phundi Rusbandi, Danlanal Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, dan Tim Aju Kapten Laut (P) Wahyudin.
Dia menegaskan kehadiran TNI AL di wilayah Kaltim memiliki nilai strategis dalam menjaga kedaulatan bangsa.
“Kekayaan sumber daya alam kita sangat berlimpah. Kaltim memiliki gugusan pulau dan kawasan perairan luas yang harus dilindungi secara maksimal, keamanan wilayah ini adalah fondasi bagi stabilitas nasional,” kata Rudy Mas'ud dikutip Jumat (23/1).
Gubernur menambahkan urgensi pengamanan maritim semakin meningkat seiring dengan akselerasi pembangunan IKN.
Sebagai pusat pemerintahan baru, keamanan perairan di sekitar IKN menjadi prioritas utama.
“Keamanan Kaltim dan IKN adalah tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi dedikasi TNI AL dalam mengamankan perairan sisi selatan, timur, hingga utara Kalimantan,” tegas Rudy Mas'ud.



















































