Potensi Wisata Arung Jeram Kali Code Terganjal Masalah Sampah dan Hunian Ilegal

6 hours ago 12

Jumat, 22 Mei 2026 – 20:30 WIB

Potensi Wisata Arung Jeram Kali Code Terganjal Masalah Sampah dan Hunian Ilegal - JPNN.com Jogja

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengikuti agenda susur Sungai Code pada Jumat (22/5). Foto: Pemkot Jogja

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta mulai melirik potensi Sungai Code sebagai destinasi wisata baru berbasis air, yakni arung jeram atau rafting.

Lokasinya yang berada tepat di jantung kota dinilai memiliki daya tarik unik bagi wisatawan maupun penggiat olahraga air.

Namun, rencana menjadikan Kali Code sebagai destinasi wisata andalan saat ini masih menemui tantangan besar.

Pemerintah Kota Yogyakarta saat ini tengah gencar melakukan normalisasi sungai karena masih ditemukannya berbagai hambatan, mulai dari tumpukan sampah hingga bangunan liar.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengakui bahwa kondisi sungai belum sepenuhnya ideal.

Dalam tinjauannya, ia masih menemukan banyak titik yang tercemar oleh sampah, serta keberadaan kandang ayam dan bangunan-bangunan yang berdiri di atas badan sungai.

"Saya mendapatkan banyak informasi, seperti mana wilayah yang masih ada sampahnya, mana wilayah yang masih ada kandang ayamnya, mana wilayah yang masih dipakai untuk bangunan-bangunan, tetapi ada di badan sungai," ungkap Hasto, Jumat (22/5).

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Yogyakarta sebelum rencana pengembangan wisata air ini dapat direalisasikan sepenuhnya.

Pemerintah Kota Yogyakarta melirik Sungai Code dikembangkan menjadi spot arung jeram. Namun, sampah dan bangunan ilegal masih mengganjal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |