PPPK Paruh Waktu Minta Mendagri Tito Jangan Asal Bicara, Setop Memancing Emosi

4 hours ago 36

PPPK Paruh Waktu Minta Mendagri Tito Jangan Asal Bicara, Setop Memancing Emosi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketum Aliansi R2 R3 Indonesia Faisol Mahardika bersama Mensesneg Prasetyo Hadi saat audiensi 7 September 2026. Foto dok. Faisol for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian soal peralihan PPPK paruh waktu ke penuh waktu melalui proses tes memantik emosi Aliansi R2 R3 Indonesia. 

Mendagri Tito dinilai mengobarkan kembali semangat para PPPK paruh waktu untuk menuntut keadilan melalui jalan aksi.

"Pernyataan Mendagri Tito Karnavian bikin gaduh PPPK paruh waktu," kata Ketua Umum Aliansi R2 R3 Indonesia Faisol Mahardika kepada JPNN, Jumat (18/9/2026).

Menurut Faisol, pernyataan Mendagri Tito bahwa proses peralihan PPPK paruh waktu ke PPPK penuh waktu melalui tes, tidak sejalan dengan pernyataan pemerintah sebelumnya. 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), bahkan dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan alih status PPPK paruh waktu ke PPPK penuh waktu tidak melalui tes. Pengangkatan dilakukan bila ada kebutuhan atau formasinya tersedia.

"MenPANRB Rini Widyantini dan Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah selalu bilang proses peralihan PPPK paruh waktu hanya sebatas verifikasi data saja," ujar Faisol.

Dia menambahkan jika masih melalui tes itu bukan peralihan namanya, melainkan seleksi. Seharusnya Mendagri Tito memahami konteks peralihan ini.

Perbedaan pernyataan sesama menteri di Kabinet Merah Putih kata Faisol, akan menimbulkan rasa tidak percaya lagi kepada pemerintah ibaratnya pagi bilang tempe, siangnya jadi tahu.

PPPK Paruh Waktu minta Mendagri Tito Karnavian jangan asal bicara, setop memancing emosi rakyat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |