jpnn.com, JAKARTA - Di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, keterbatasan akses dan fasilitas masih menjadi bagian dari keseharian warga.
Kampung yang relatif terisolasi itu kini mulai merasakan dampak kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) yang membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Salah satu warga yang menggantungkan penghidupan dari proyek tersebut adalah Paul Tinus (29).
Pemuda asal Wanam itu tinggal di sebuah rumah papan sederhana yang berdiri di atas tanah dengan tiang-tiang pendek, tak jauh dari jalur kecil penghubung antarrumah di kampungnya.
“Iya (tinggal di rumah ini),” kata Paul saat ditemui di Kampung Wanam.
Paul tinggal bersama istri dan dua anaknya yang masih berusia kecil. Kondisi rumahnya sederhana, dengan dinding papan kayu yang mulai lapuk dimakan usia.
Meski demikian, rumah itu menjadi tempat pulang Paul setelah bekerja di proyek PSN Merauke.
“Di rumah ini ada dua orang (anggota keluarga),” ujarnya.






















































