jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa TNI dan Polri tetap menjadi tulang punggung pengamanan nasional, termasuk dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya IdulFitri.
Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (9/2).
Prasetyo menegaskan, meski tidak disampaikan secara khusus dalam forum Rapim, koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus dilakukan secara intensif.
Dalam koordinasi tersebut, TNI dan Polri selalu dilibatkan untuk memastikan stabilitas dan kelancaran berbagai aspek pelayanan publik.
“Secara spesifik arahan dari Bapak Presiden memang di dalam forum tadi tidak secara eksplisit beliau sampaikan, tetapi dalam berbagai forum kami di lintas kementerian dalam rangka persiapan bulan suci Ramadan dan persiapan Lebaran, kami terus berkoordinasi,” ucap Pras.
Menurut dia, kehadiran TNI dan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, termasuk dalam pengaturan dan kelancaran lalu lintas selama momentum Ramadan dan IdulFitri.
“Baik TNI maupun Polri selalu hadir karena banyak hal yang juga saling berkaitan, misalnya dalam hal penanganan kelancaran lalu lintas, itu juga menjadi domain dari tugas teman-teman dari Kepolisian,” kata dia.
Dengan koordinasi yang terus diperkuat, pemerintah memastikan TNI dan Polri tetap menjalankan peran sentral sebagai penopang utama pengamanan nasional, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.








.jpeg)












































