jpnn.com - Ratusan ribu mobil produksi Hyundai Motor Company kembali masuk daftar penarikan global atau recall.
Kali ini, masalah yang ditemukan cukup beragam, mulai dari sistem pengereman otomatis yang terlalu sensitif, potensi kerusakan airbag, hingga baut suspensi belakang yang tidak terpasang sesuai standar.
Secara total, hampir 425 ribu unit kendaraan terdampak dalam tiga kampanye recall berbeda.
Namun, persoalan terbesar datang dari gangguan pada fitur pengereman darurat otomatis atau Forward Collision-Avoidance Assist (FCA).
Hyundai menyebut sebanyak 421.078 unit kendaraan terbaru harus menjalani pembaruan perangkat lunak, karena sistem radar dan kamera depan berpotensi salah membaca objek di depan mobil.
Kondisi itu bisa membuat kendaraan mengerem mendadak tanpa alasan yang jelas.
Masalah tersebut ditemukan pada model Hyundai Tucson, Hyundai Tucson Hybrid, Hyundai Tucson Plug-In Hybrid, serta Hyundai Santa Cruz.
Sejauh ini, Hyundai telah menerima ratusan laporan terkait gangguan itu.





















































