Ribuan Penerima PKH di Jogja Terindikasi Terlibat Judol, Bantuan Dihentikan Sementara

1 week ago 26

Senin, 17 November 2025 – 17:00 WIB

Ribuan Penerima PKH di Jogja Terindikasi Terlibat Judol, Bantuan Dihentikan Sementara - JPNN.com Jogja

Ilustrasi-bermain judi online. Foto: Ricardo/JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Ribuan warga Daerah Istimewa Yogyakarta yang terdaftar sebagai penerima manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH) terindikasi terlibat dalam judi online atau judol.

Dinas Sosial Provinsi DIY mengungkapkan bahwa total ada 7.001 warga Jogja penerima PKH yang terindikasi terlibat judol.

Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih mengatakan bahwa terhadap ribuan warga Jogja itu diambil langkah penghentian sementara untuk penyaluran PKH.

Menurut Endang, kebijakan penghentian bantuan ini merupakan langkah yang diambil berdasarkan arahan Kementerian Sosial, menyusul hasil analisis data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Endang menegaskan,

“Untuk sementara kami berhentikan. Kebijakan Kementerian Sosial, hasil dari data dari PPATK, lalu kami cek lagi untuk data tersebut,” ujar dia.

Menurut data yang diterima Dinas Sosial DIY, penerima manfaat PKH yang terindikasi terlibat judol tersebar di lima kabupaten/kota di DIY, dengan jumlah terbanyak ditemukan di Kabupaten Gunungkidul, yakni sebanyak 2.397 orang.

Selain itu, ada 1.711 orang di Kabupaten Bantul, 1.106 orang di Kabupaten Sleman, 938 orang di Kota Yogyakarta, dan 849 orang di Kabupaten Kulon Progo yang juga terindikasi terlibat.

Proses verifikasi lebih lanjut akan segera dilakukan karena temuan PPATK hanya didasarkan pada data nomor induk kependudukan dan nomor rekening.

Dinas Sosial DIY mengungkapkan bahwa ada ribuan warga Jogja penerima PKH terindikasi terlibat judol.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |