jpnn.com, JAKARTA - Viral di media sosial video rombongan mobil menerobos area Car Free Day (CFD) Sudirman, pada Minggu (23/8).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo angkat bicara terkait viralnya rombongan Fortuner dan Alphard itu.
Menurut Pramono, kendaraan tersebut sebenarnya sempat dihalau oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta karena akses menuju area CFD telah ditutup menggunakan barrier atau pembatas jalan.
"Kendaraan tersebut ketika akan masuk, sebenarnya sudah ditutup dan mereka yang membuka barrier. Padahal, barrier itu juga dijaga oleh Satpol PP, ada juga dari kepolisian," kata Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Senin.
Pramono menjelaskan melihat kejadian tersebut, petugas Dishub DKI Jakarta yang berjaga di SCBD atas nama Munajat langsung menghalau dan mengarahkan kendaraan tersebut untuk keluar dari CFD melalui SCBD.
Namun, kendaraan tersebut tetap masuk ke kawasan CFD. Untuk itu, pihak Pemerintah Jakarta saat ini sedang mendalami kejadian tersebut dan memeriksa kepemilikan kendaraan yang menerobos.
"Jadi, kemarin itu sebenarnya sudah dihalau untuk keluar. Ada lima kendaraan yang beriringan dan salah satunya menggunakan lampu strobo. Saat ini sedang dilakukan pendalaman, nanti pada saatnya akan kami sampaikan mengenai kendaraan-kendaraan dan siapa yang ada di dalamnya," ungkap Pramono.
Ke depan, dia berharap kejadian serupa tak boleh terulang kembali. Bahkan, dirinya telah menegur pihak Satpol PP DKI Jakarta agar dapat bertindak tegas.






















































