bali.jpnn.com, BULELENG - RSUD Buleleng akhirnya menambah enam ruang operasi (OK) untuk mengurai antrean tindakan bedah yang selama ini cukup tinggi.
RSUD Buleleng saat ini telah menyelesaikan tahap Detail Engineering Design (DED), sebelum proyek fisik berjalan.
Dua gedung akan direvitalisasi dan ditingkatkan menjadi empat lantai, yakni Gedung Kamboja dan Gedung Cempaka.
Di Gedung Kamboja akan ditambah empat ruang operasi, sementara Gedung Cempaka menambah dua ruang operasi.
Total ruang operasi RSUD Buleleng nanti menjadi 14 ruang.
“Penambahan ruang operasi ini akan sangat bermakna untuk mengurai antrean, memperlancar sirkulasi pelayanan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang kami miliki.
Harapannya, masyarakat tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan layanan operasi,” ujar Direktur RSUD Buleleng dr Ketut Suteja Wibawa, Selasa (27/1).
Pembangunan direncanakan berlangsung selama kurang lebih 20 bulan, penyelesaian fisik ditargetkan pada akhir tahun 2027 dan dilanjutkan dengan pengadaan peralatan medis.



















































