jatim.jpnn.com, MALANG - Pria berinisial I (30) warga Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang menjadi korban penganiayaan berat pada Jumat (6/2) sekitar pukul 15.00 WIB.
Insiden itu terjadi di rumah warga di Desa Ganjaran. Korban digorok lehernya oleh pelaku menggunakan senjata tajam, lalu melarikan diri.
Saat kejadian, korban sedang duduk di ruang tamu dan mengobrol dengan seorang saksi. Tak lama kemudian, pelaku yang telah mengenal korban datang dan ikut bergabung.
Korban sempat menanyakan alasan pelaku yang terlihat bersikap dingin. Namun, tanpa banyak bicara, pelaku justru mendadak menyerang korban dari belakang dengan pisau.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek di bagian leher serta jari tangan kiri, dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, setelah menerima laporan, jajaran Polsek Gondanglegi bersama Satreskrim Polres Malang langsung melakukan rangkaian penyelidikan.
“Saat ini Polres Malang masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Identitasnya sudah kami ketahui dan tim di lapangan terus bergerak memburu yang bersangkutan,” ujar Bambang, Minggu (8/2).
Menurutnya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang berlumuran darah.



















































